Tips Mengatur Keuangan

Posted: 12 Desember 2009 in keuangan, Tak Berkategori, tips
Tag:, , ,

Sebagai seorang karyawan, keuangan bagi gw sangat fundamental. Apalagi gw di seorang perantau, dan gw belum merid😀 jadi segala sesuatu gw lakukan sendiri. Dulu gw juga nggak beda jauh dengan anak2 muda lainnya, sering main n pengeluaran nggak terkontrol😀 hahaha. Yeah,ada masanya kita menikmati masa seneng2 yang nggak dateng 2 kali, anggap aja gitu ya😀. Asal jangan keterusan! Kan mending foya2 waktu muda daripada dengan penghasilan yang pas2an, gara2 waktu muda nggak pernah seneng2 eh… waktu udah punya anak istri malah badung, kan nggak bener itu. ya nggak????😀 makanya puas2in deh main2 mumpung masih muda. wahahahahah😀

Tapi ingat jangan lupain merencanakan masa depan. Ngomong2 masa depan, pengaturan keuangan sangat penting. Jangan sampai uang gajian kita hanya habis buat makan, transport, pulsa n main aja. Masa kita kerja sekian tahun tapi nggak punya apa2??? Penampilan OK, tapi memble!!! Hahahahahahancurkan!😀 jangan ditiru deh yang kayak gitu.

Bijaklah dalam membelanjakan uang, sebesar apapun pendapatan kita jika kita tak bisa mengelola maka habislah.

Ok, sedikit tips dari gw :

1. Miliki Impian dan perbesarlah

Orang2 sukses bilang kita bisa terus bertuumbuh karena semakin besarnya impian kita. Tapi impian dalam arti yang positif loh ya. Ketika kita punya impian maka kita nggak akan bingung untuk apa kita membanting tulang, impian pula yang selalu membuat kita terus semangat untuk meningkatkan kemampuan kita, entah dalam bekerja atau berfikir.

Temukanlah impian yang detail, misalnya : gw punya impian sebelum merit harus punya rumah yang cukup luas untuk anak istri gw nanti, nah alasan ini yang membuat gw semangat kerja dibela2in lembur untuk cepet2 mewujudkannya. So, gw harus ngatur keuangan gw untuk itu.

Bayangkan aja kalo kita nggak punya alasan atau impian, maka kerja kita akan males2an, yang penting cukup buat makan.

Dengan impian pula kita jadi punya motivasi lebih untuk disiplin menabung.

2. Kenali diri kita

Dengan mengenali diri kita sendiri, maka kita akan tau kekurangan dan kelebihan kita. Dan kita bisa cepet2 meminimalisir kekurangan2 kita. Misal kita tahu kalau kita adalah pribadi yang boros, maka segeralah carilah cara untuk mengurangi pemborosan kita, bisa dengan berdisiplin membiasakan diri nggak main ke mall, atau mengurangi konsumsi rokok kita.

3. Kenali siklus rutin

Biasanya ada 3 siklus rutin kita tiap bulan.Minggu pertama setelah gajian adalah masa2 paling menyenangkan karena kantong masih tebel, masa foya2 lah istilah kasarnya. hahahahah😀. Belanja ini itu, main sama pacar, dsb. Sangat sulit mengontrol pengeluaran….  2 minggu setelah itu adalah masa penuh godaan, uang kita pas2an sampai akhir bulan tapi temen sering ngajak main, udah gitu banyak kondangan lagi. hahahahaha.😀. Udah gitu dalam 2 minggu itu pasti ada pengeluaran tak terduga…. Minggu terakhir adalah masa krisis,dimana kondisi keuangan kita sedang kritis, ibarat kita nggak bisa berenang eh kecemplung di empang yg dalemnya 5 meter,  tinggal nunggu kelelep ajah…😀.

Kalo siklus kita seperti itu segeralah merubah pola hidup kita. Kita harus lebih menghargai uang kita yang kita peroleh dengan perasan keringat dan pikiran kita.

4. Utamakan Membayar Hutang

Membayar Hutang atau cicilan adalah kebutuhan yang penting tapi mungkin tidak mendesak. Justru karena belum mendesaklah maka hutang2 atau cicilan itu harus cepat2 kita bayar. Cicilan atau hutang di sini mungkin adalah tagihan listrik, tagihan PAM, tagihan telefon, hutang di warung, cicilan kendaraan,cicilan rumah,dsb.

5. Bagilah sisa Gaji, Menabunglah di awal

Setelah membayar kewajiban cicilan kita, bagilah sisa dari gaji kita menjadi 3 : 1/3 gaji untuk kebutuhan pokok sehari2, 1/3 gaji untuk ditabung, 1/3 gaji untuk kebutuhan mendadak.

Menabung yang benar adalah di awal kita gajian, coz kalo kita niat menabung dari sisa bulanan maka gw pastikan kita nggak akan bisa nabung. Terbentur keinginan yang mungkin sebenarnya nggak terlalu penting. Ingat, impian kita lebih utama, maka menabunglah di awal kita gajian.

Kebutuhan pokok sehari2 meliputi biaya makan, biaya transportasi, dll, gw yakin kita masing2 bisa menyimpulkan mana kebutuhan pokok kita. Usahakan 1/3 gaji kita bisa untuk meng-cover kebutuhan ini.

Kebutuhan mendadak sebenernya untuk dana cadangan aja, misal biaya Rumah Sakit yang sebenarnya udah di cover perusahaan kita, tapi kan mungkin pake uang kita dulu sebelum dirembes kwitansinya ke perusahaan. Atau bisa jadi tiba2 ada undangan hajatan, dll. Jika masih sisa uang dari pos ini, kita bisa menggunakannya untuk menutup kekurangan kebutuhan pokok kita atau keinginan kita jajan.hehehehe. tapi sebenarnya lebih bagus kalo dimasukkan ke uang tabungan.

6. Disiplin

Lakukan hal2 di atas tadi secara berkesinambungan, jangan tergoda pada keinginan jangka pendek kita yang kadang nggak terlalu kita butuhkan. Semua mungkin akan terasa berat kalo belum terbiasa, maka biasakanlah disiplin.

Studi kasus

Reno adalah seorang karyawan swasta, penghasilan bersihnya adalah 4 juta rupiah. Di awal bulan dia membayar cicilan rumah sebesar 1,1juta , tagihan listrik 200ribu. Maka Reno masih bisa menabung 900ribu rupiah perbulan. Semantara untuk kebutuhan sehari2 Reno memiliki budget 1,8juta rupiah untuk 1 bulan. Dan Reno tidak lupa menyisihkan 100ribu rupiah untuk diberikan kepada fakir miskin.

Komentar
  1. hendra ardianta mengatakan:

    , , terus seandainya ni, impiannya dah dicapai, apa musti harus nabung lagi? atau kalo misalnya impiannya belum kecapai harus kerja terus sampai kapan..atau keluar dari tempat kerja sebelum capai impian dll pi gud2 lanjutkan”

    • arinugroho84 mengatakan:

      wah,pertanyaan yang bagus gan, sebagai manusia pastinya impian nggak akan terus tumbuh, misal udah kebeli rumah mungkin next pengen punya kendaraan lbh bagus, lalu pengen nyekolahin anak di tempat terbaik mungkin??? yea tp impian orang pasti beda2, ya nggak bro? (^.^)
      banyak cara cari duit kok bro, kalo kerjaan skrg kurang cukup, knp nggak cari sampingan di tempat lain?? atau kalo pgn byk waktu kita bisa jg jd enterpreneur, toh nggak ada yg ngelarang kan kalo kita punya lebih dari 1 sumur (sumber pendapatan). (^_^)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s