Banyak poin pertanyaan masalah pembangunan jalan tol JORR 2 Cimanggis-Cibitung, beberapa di antaranya :

Daerah yang dilewati

Berdasarkan berita dari berbagai sumber,  tol ini melintang di sebelah selatan ke timur Jakarta luar, dimulai dari daerah Cimanggis melalui beberapa perumahan elit di Cibubur (Raffless Hills dan Kota Wisata), mengiringi jalur pipa gas sepanjang jalan Serang – Setu sampai daerah Pintu tol Cibitung.

Pintu Tol

Pintu tol yang pasti tentunya di daerah Cimanggis dan Cibitung. Lalu berdasar kabar di lapangan yang saya dapat, pintu tol lain kemungkinan akan di bangun di desa Pasir Angin seberang perumahan Taman Cileungsi (Indomart di seberang perumahan tersebut menurut warga sekitar akan kena gusur). Lalu satu lagi akan dibangun di dekat kantor Polsek Setu (dekat pertigaan menuju Cileungsi dan Bantargebang).

Keterlambatan Pembangunan

Selain disebabkan masalah pembebasan lahan yang jadi masalah klasik di setiap pembangunan jalan tol, keterlambatan pembangunan juga disebabkan karena perusahaan pemenang tender pembangunan tol ini tak kunjung memulai pembangunan. Bahkan kontrak PPJT (Pengusahaan Perjanjian Jalan Tol) pun tak kunjung mereka tandatangani. Mengantisipasi hal ini, BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) bersiap melakukan tender ulang tahun ini guna mempercepat realisasi pembangunan JORR 2 Serpong – Cinere dan Cimanggis – Cibitung yang awalnya direncanakan operasi mulai tahun 2010.

Segi investasi

Pembangunan jalan tol selalu menimbulkan pro dan kontra, untuk yang kena gusur tentu mengecewakan, tapi tak sebanyak orang yang merasa mendapatkan keuntungan karena tinggal di sekitar pintu tol. Dari harga properti yang melambung sampai perkembangan ekonomi yang meningkat karena bertambahnya jumlah penghuni di lingkungan tersebut. Untuk rencana pembangunan JORR 2 Cimanggis – Cibitung ini beruntunglah bagi anda yang telah memiliki rumah atau tempat usaha di sekitar daerah rencana tol ini. Atau anda yang sedang mencari tempat tinggal atau tempat usaha maka anda perlu membuka mata dengan peluang ini. Daerah Cimanggis dan Cibubur rasanya tak perlu dibicarakan lagi. Mari kita bicara peluang di sepanjang jalan WR Supratman ( Serang-Setu) dan Jalan Raya Setu yang masih belum terlalu ramai penghuninya. Di sekitar jalan WR Supratman kita bisa menemukan tempat hunian seperti Taman Metropolitan, Harvest City, dan Perum Taman Cileungsi. Untuk Taman Cileungsi yang berhadapan langsung dengan rencana pintu tol, harga properti sudah terlihat lonjakan yang mencolok. tahun 2007 harga type 36/84 masih 70 jutaan tapi awal tahun 2010 ini sudah mencapai 140 juta.

Sementara di sekitar rencana pintu tol di Setu anda bisa menemukan lebih banyak lagi tempat hunian. Grand Residece Setu, Permata Wisata, Bekasi Timur Regency, Permata Legenda, Prima Galaxy, Mustika Grande, Grand Mutiara Gading Timur, Grand Mustika Melia, Graha Asri Setu, dan yang terbaru Bukit Telaga Asri di belakang Pasar Setu.

Peluang buat anda, apalagi rencana pelebaran kedua ruas jalan tersebut dari jalan kabupaten menjadi jalan Provinsi tentu akan mempermudah akses jalan alternatif selain tol JORR 2.

Mungkin ada yang ingin menambahkan informasi,silahkan posting…..

About these ads
Komentar
  1. Yes mengatakan:

    Lahan Cimanggis-Cibitung segera dibebaskan
    Source : Bisnis Indonesia, Hal 8 Kiri Wed, 13 Jul 2011

    JAKARTA: Manajemen PT Cimanggis-Cibitung Tollways seqera memulai pembebasan lahan ruas tol sepanjanq 25,4 kilometer Itu, menyusul telah ditandatanqaninya amendemen kontrak pekan lalu.

    Dirut PT Cimanggis-Cibitung Tollways A.D. Erlangga mengatakan kebutuhan pembebasan lahan itu mencapai Rp 1,3 triliun yang akan diambil dari dana talangan badan layanan umum.

    Pembebasan lahan ditargetkan rampung pada 2013 dan proyek dengan investasi Rp4,52 triliun itu diharapkan bisa beroperasi pada tahun berikutnya.

    Proyek jalan tol Cimanggis-Cibitung merupakan ruas yang menghubungkan ruas Jagorawi dan Cikampek serta masuk dalam bagian di Jakarta Outer Ring Road II. BISNIS/MCD/BUDI PRAKARSA

  2. gasol mengatakan:

    mudah2an segera ter realisir…

  3. cipto mengatakan:

    Ayo gan yang mau invest tanah atau rumah buruan soalnya gak lama lagi kayaknya pada naik nih harganya terutama area sekitar Cileungsi-Setu dekat rencana tol Cimanggis Cibitung…

    Jumat, 08 Juli 2011 | 06:36 oleh Irma Yani
    PEMBANGUNAN JALAN TOL BARU
    Amendemen diteken, pemerintah segera selesaikan pembangunan tiga proyek tol

    JAKARTA. Akhirnya pemerintah bisa menyelesaikan persoalan jalan tol mangkrak gara-gara terhadang pembebasan lahan. Kamis (7/7) ini pemerintah menandatangani amendemen perjanjian tiga ruas jalan tol bagian dari 24 ruas tol yang mangkrak. Dengan demikian, maka pemerintah bisa mulai melakukan pembebasan lahan ketiga proyek tol tersebut sudah dimulai dan segera merampungkan pembangunan jalan tol.

    Ketiga proyek tol tersebut di antaranya ialah ruas tol Cimanggis-Cibitung yang nilai investasinya mencapai Rp 4,524 triliun (25,39 km), Pejagaan-Pemalang yang nilai investasinya mencapai Rp 5,519 triliun (57,50 km), dan Pemalang-Batang dengan investasi senilai Rp 4,007 triliun (39,20 km).

    “Pembebasan lahan kita harapkan bisa segera selesai, sesuai targetnya masing-masing. Yang belum, jadi bisa dimulai, yang sudah diharapkan bisa segera dirampungkan. Sehingga pengerjaannya bisa segera dimulai,” kata Wakil Menteri Kementerian PU Hermanto Dardak, usai acara penandatanganan tiga Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), Kamis (7/7).

    Ia berharap, ketiga proyek tol tersebut pada 2014 sudah bisa fungsional. Pasalnya, ia berharap pembangunan ruas tol tersebut juga bisa mendukung program pemerintah terutama MP3EI. “Kita harapkan dibangunnya juga tegas ( bisa cepat). Untuk yang Cimanggis-Cibitung juga sangat penting, karena ini menghubungkan dua koridor yang paling padat, yaitu Jagorawi maupun Cikampek di mana sehari lebih dari 200 ribu kendaraan yang melintas,” ujarnya.

    Namun, katanya, yang terpenting pembangunan jalan tol tersebut memenuhi prinsip standar pelayanan minimal. “Karena sesuatu yang dibuka ke publik, itu ada kontinuitas di situ, minimal aman lah, keselamatan jalan. Itu harus dipenuhi, sehingga aspek pelayanan publik dominan untuk menjaga pelayanan di jalan tersebut,” tegasnya.

    Ia menuturkan, dengan ditandatanganinya lagi tiga ruas tol, maka jumlah ruas tol yang telah diteken saat ini mencapai 14 ruas tol. “Ini sudah cukup baik karena bergerak cepat, dan kebutuhan juga tinggi. Kementerian PU akan berupaya memfasilitasi segala hal untuk cepatnya realisasi jalan tol ini. Kita harapkan sisanya 10 ruas lainnya segera menyusul,” tandasnya.

    Presiden Director & CEO PT Bakrie& Brothers Tbk Bobby Gafur Umar mengatakan, akan mulai pelaksanaan pembangunan jalan tol sesegera mungkin. Ia menuturkan, pelaksanaan pembangunan jalan tol ruas Cimanggis-Cibitung tak akan menunggu hingga pembebasan lahan rampung 100%.

    “Untuk Cimanggis-Cibitung pembebasan lahannya membutuhkan dana sekitar Rp 1,3 triliun, dana itu akan berasal dari dana BLU. Sambil berjalan, kan ada sesi-sesi, kalau sesi I pembebasan tanahnya selesai kita langsung pengerjaannya,” tegasnya.

    Maklum saja, pasalnya ia berharap pada 2014 nanti ruas tol Cimanggis-Cibitung sudah bisa beroperasi. “Karena ini kan merupakan bagian JORR W2, yang mana ini akan menghubungkan tol yang paling padat. Kita harapkan ini nantinya dapat membantu mengurangi kemacetan Jakarta karena dari Cikampek enggak perlu masuk Jakarta lagi kalau mau ke Jagorawi,” tuturnya.

    Di samping itu, pihaknya pun mengaku telah mendapatkan beberapa komitmen dari perbankan swasta dan BUMN terkait pembiayaan. Sayang, ia belum mau memaparkan lebih rinci terkait komitmen tersebut. “Belum bisa disebutkan perbankannya mana saja, tapi ini komposisinya 30:70,” ujarnya.

    • to2abb mengatakan:

      Dear Mas Cipto,

      Thanks atas masukkannya.

      Namun saya mau tanya apakah tol cimanggis – cibitung itu melewati perumahan harvest city? Lalu kemudian juga apakah akan dibuka pintu tol di harvest city?
      Mohon infonya

      Terima kasih sebelumnya saya haturkan

      to2abb

  4. cipto mengatakan:

    Tiga Ruas Tol Teken Amandemen PPJT
    Kamis, 07 Juli 2011 | 18:29 WIB

    TEMPO Interaktif, Jakarta – Pemerintah hari ini meneken amandemen perjanjian tiga dari 24 proyek ruas jalan tol yang mangkrak. Tiga ruas tol tersebut yakni Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan CImanggis-Cibitung dengan total panjang ketiga ruas itu 122,9 kilometer dan biaya investasi sebesar Rp 14,12 triliun.

    Penandatanganan amandemen PPJT dilakukan di kantor Badan Pengatur Jalan Tol dengan disaksikan oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, Kepala BPJT Ahmad Ghani Gazali, dan badan usaha jalan tol.

    Dalam penjelasannya, Hermanto mengatakan, amandemen perjanjian tiga ruas itu diteken setelah mereka dievaluasi BPJT. Evaluasi itu pun menyatakan ketiganya mampu menjalankan pembangunan proyek ruas tol.
    Herman berharap, ketiga ruas dapat beroperasi pada 2014 mendatang. “Paling tidak, dua dari tiga ruas, Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang, dapat segera membangun dengan tegas,” ujar Hermanto, Kamis, 7 Juli 2011.

    Menurut dia, kedua ruas itu dapat membantu modernisasi jalan sepanjang lintas utara Jawa. Karena sejauh ini, sepanjang lintas tersebut masih banyak akses yang berkonflik dengan lalu lintas lokal.

    Dengan penandatanganan tiga ruas ini, kata Hermanto, berarti sudah 14 ruas yang meneken amandemen PPJT. Pertama kali penandatanganan amandemen dilakukan pada 7 Juni 2011 yaitu tujuh ruas tol mangkrak. Selanjutnya pada 28 Juni kembali dilakukan penandatanganan amandemen PPJT untuk empat ruas tol mangkrak.

    Presiden Direktur PT Bakrie and Brothers Tbk, Bobby Gafur Umar, mengatakan kedua ruas yang berada dalam naungannya penting untuk segera dibangun, terutama ruas Cimanggis-Cibitung. “Karena ruas tersebut merupakan bagian terpenting dari Jakarta Outer Ring Route II. Ruas sepanjang 25,39 kilometer ini akan terhubung dengan jalan tol Cikampek-Jagorawi,” katanya.

    Bobby optimis Cimanggis-Cibitung dapat selesai pada 2014. Dengan investasi sebesar Rp 4,524 triliun dan konsesi selama 35 tahun, konstruksi proyek tersebut akan dimulai secepatnya. “Pembebasan lahan akan dimulai dalam waktu enam bulan ke depan,” katanya.

    Direktur Utama PT Cimanggis Cibitung Tollways, A.D Erlangga, mengatakan pembebasan lahan ruas tersebut membutuhkan dana sebesar Rp 1,3 triliun. Pihaknya berencana untuk meminjam dana pembebasan lahan tersebut ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP). “Lahan memang belum siap. Tetapi kami berencana pembebasan tanah selesai pada akhir 2013,” katanya.

    Sedangkan Direktur Utama PT Pemalang Batang Toll Road, Arman Panjaitan, mengatakan hingga saat ini pembebasan lahan ruas Pematang-Batang sudah mencapai 1,5 persen. Namun, inventarisasi tanah sudah mencapai 80 persen. “Kalau sudah selesai inventarisasi, baru akan musyawarah harga. Setelah itu, pembayaran akan dilakukan,” katanya.

    Dia menargetkan tanah dua seksi ruas itu, yakni Pemalang-Pekalongan dan Pekalongan-Batang, dapat bebas seluruhnya pada 2012. Dengan penandatanganan amandemen PPJT hari ini, Arman menyatakan siap menanggung risiko apapun untuk membangun proyek tersebut. Saat ini, dia sudah menyiapkan dana sebesar 5 persen dari kewajiban usaha yang sesuai dengan rencana bisnisnya.

    “Kami sudah menyiapkan dana untuk membebaskan lahan sebesar Rp 180 miliar. Namun aturannya, 5 persen dari jumlah itu harus segera diberikan 14 hari setelah penandatanganan dilakukan.”

    Arman berharap konstruksi ruas Pemalang-Batang sudah dapat dimulai pada pertengahan tahun depan. “Kami akan mulai dari seksi II ruas itu dulu. Itu kan jaraknya tidak terlalu jauh dari seksi I,” katanya.

    Direktur Utama PT Pejagan Pemalang Toll Road Harya Mitra Hidayat menjelaskan, penandatanganan amandemen akan menjadi pedoman perusahaan dalam mengusulkan dana pinjaman pada perbankan untuk pembiayaan pembangunan proyeknya.

    Perusahaan, menurutnya, akan melakukan sindikasi perbankan ke sejumlah bank, yakni BNI, BRI, dan bank pembangunan daerah yang terkait dengan Jawa Tengah. Sampai saat ini, realisasi pembebasan lahan ruas tol tersebut sudah hampir 15 kilometer. “Seksi I sekitar 85 persen dan seksi II 40 persen,” katanya.

    Untuk seksi III dan IV, ujarnya, belum dilakukan pembebasan lahan. Menurutnya, pembebasan lahan kedua seksi ruas tol tersebut menunggu seksi II selesai. “Kami menargetkan 2014 selesai.”

  5. Ngap Ngip Ngup Sawarna mengatakan:

    halo bung…nuno

    untuk progress JORR2 ini bagaimana sampai sekarang?
    coz rencana mo ambil perumahan daerah cibubur

    thanks

  6. gasol mengatakan:

    wah..info bagus nih, kebetulan saya punya rumah sekitar daerah situ.
    Thanks ya infonya

  7. cipto mengatakan:

    Tribunnews.com – Kamis, 11 November 2010 20:38 WIB

    Bakrie And Brother Siap Garap Ruas Tol Cimanggis-Cibitung
    ist

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — PT Bakrie and Brothers Tbk siap garap Tol Cimanggis-Cibitung Senilai Rp4 Triliun

    Chief Executive Officer BNBR, Bobby Gafur Umar, mengatakan pihaknya akan menggarap proyek jalan tol ruas tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 24 KM yang merupakan bagian dari tol Jakarta Outer Ring Road II.

    “Nilai investasi pembangunan jalan tol tersebut diperkirakan mencapai Rp 4 triliun,” ungkapnya, dalam konferensi pers di acara Investor Summit and Capital Market Expo di Jakarta, Kamis (11/11/2010).

    Menurut keterangannya, perseroan tengah menunggu hasil evaluasi nilai keekonomian dari pemerintah mengenai kelayakan pembangunan jalan tol tersebut. Karena ruas tol ini termasuk 24 ruas tol yang direevaluasi.

    Seperti dikatakannya, dari 24 ruas tol tersebut, 10 ruas telah diketahui hasil evaluasinya.

    “Kita harap akhir bulan ini sudah ketahuan hasil evaluasi untuk ruas tol yang akan kita bangun. Setelah itu kita akan mulai kita garap dalam waktu tiga tahun,” kata Bobby.

    Dikatakannya, tol ruas Cimanggis-Cibitung berprospek baik. Karena tingginya arus lalu lintas yang melalui wilayah tersebut.

    Ditegaskannya, Perseroan optimistis dapat segera memulai proyek tersebut setelah memperoleh hasil evaluasi pemerintah.

    “Kalau dulu mungkin ada masalah soal pembebasan lahan dan faktor financing lainnya, tapi kalau sekarang sudah ada bantuan pemerintah melalui BLU untuk pembebasan lahan serta adanya revisi nilai keekonomian tol tersebut,” paparnya.

    Selain jalan tol, perseroan juga telah memperoleh proyek pipanisasi gas Kepodang-Tambak Lorok sepanjang 200 KM. Ruas tersebut merupakan bagian dari proyek pipanisasi Kalimantan-Jawa (Kalija) sepanjang total 1200 KM. Nilai investasinya adalah sebesar USD140-145 juta.

    Melalui jaringan pipa yang dibangun perseroan akan dialirkan gas sebanyak 120-160 mmscfd dengan masa keekonomian selama 10 tahun. Bobby menambahkan, pembangunan pipa tersebut dapat dilakukan setelah penandatangan GSA (Gas Sales Agreement) dan GTA (Gas Transportation Agreement) dilakukan.

    “Setelah jaringan pipa ini dibangun, kita harap sebelum tahun 2012 sudah bisa mengalirkan gas,” ujarnya. (*)

  8. arinugroho84 mengatakan:

    @bro samuel :
    Menurut kabar sih nggak bro, tp sempet simpang siur juga coz master plan harvest city menampilkan peta wilayahnya dilewati jalan tol, kemungkinan bukan tol JORR

  9. samuel mengatakan:

    Harvest City kena (dilewati) gak ya Bang??? Ngarep dot com ;-)

    • wakatobi pranyot mengatakan:

      knp bro, mo dijual rumahnya?kwkwkw…lumayan buat nambah tabungan yakk…(buat kawin lagi) ;D

  10. arinugroho84 mengatakan:

    @cah bagus
    Thanx bro, sering2 dijenguk ya rumahnya,takut nya pindah sendiri. Haha

    @bro adi
    Wah blm brani jawab,masih simpang siur sampai skrg…

    @sist Tanz
    Thanx sist. Metland cileungsi nyaman kok sist. Cepet2 aja ambil,coz harga di situ cpt banget naiknya.

  11. cah bagus mengatakan:

    nice article, semoga cepat terealisasi…rumah gw di TC belum ditempatin,nunggu makin rame dulu komunitasnya…

  12. adi mengatakan:

    citragrand cibubur kena ga bro?.. thx

  13. Tanz mengatakan:

    infonya berguna banget, karena saya dan suami berencana ambil rumah di Metland Cileungsi (Taman Cileungsi), terima kasih…

  14. iyus mengatakan:

    rumahku di ds. tamanrahayu, daerah yg kena lintasan sebelah mana ya bang?…. takut digusur nih….

  15. arinugroho84 mengatakan:

    @Sist martha : rencana awal jorr 2 cinere-serpong akan melalui beberapa perumahan, seperti : Griya Cinere, Bukit Pamulang Indah, Wisma Cakra Indah, Bukit Indah, Perum Serua Permai, Perum Bukit nusa Indah. Saran saya mending survey langsung di lapangan.

  16. arinugroho84 mengatakan:

    @Bro ndang : kl tidak salah menurut tata kota wilayah bogor,daerah jonggol dan sekitarnya akan dijadikan opsi pusat pemerintahan,tp blm tau gimana kelanjutan rencananya.

  17. martha mengatakan:

    mo minta info perumahan mana aja yang bakal di gusur rute tol cinere-serpong ? lagi cari-cari rumah ni..ketar ketir dgn rencana pembangunan JORR 2

  18. ndang mengatakan:

    Bos, rencananya saya akan beli tanah di jalan raya gondang, dari jakarta setelah taman mekarsari. Kira2, anda tahu tata kotanya enggak? Atau ada rencana pelebaran jalan transyogi? tx ma bro

  19. arinugroho84 mengatakan:

    @bro bimo
    Menurut berita di lapangan seperti itu bro. Gw dpt info dr marketing bank mandirinya. Menurut rencana tata kota jg seperti itu…Untuk lbh pasti bs tanya2 ke lapangan langsung bro.

  20. bimo mengatakan:

    bang, aku dah beli rumah di TC tapi belum ditempatin..kalo baca berita diatas, mang data dilapangan seperti itu ya? di dibelakangnya indomart itu mo dibuat jalur tol? yakin gan?

  21. alam mengatakan:

    Semoga cepat teralisasi..Amin

  22. Sucipto mengatakan:

    Ini berita terakhir tentang rencana pembangunan JORR2 diantaranya ruas Cimanggis-Cibitung yang dimuat di beberapa media di Tanah Air. Mungkin bisa jadi bahan pertimbangan bagi yang hendak berinvestasi di sekitar wilayah JORR2 tersebut.

    Jasa Marga Tuntaskan Akuisisi JORR2 dalam Satu Bulan
    Minggu, 07 Maret 2010 10:19 WIB

    JAKARTA–MI: PT Jasa Marga Tbk akan menuntaskan proses akuisisi Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) 2 dari investor sebelumnya dalam satu bulan ke depan.

    “Saat ini masih dalam proses negosiasi dengan pemilik lama, diharapkan dalam waktu satu bulan sudah dapat selesai,” kata Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Frans S Sunito di Jakarta, Minggu (7/3).

    Frans mengatakan, sebenarnya ada sejumlah ruas tol yang akan diakuisisi karena investor lama tidak kunjung melaksanakan pekerjaan, tetapi Jasa Marga memprioritaskan JORR2.

    Ruas JORR2 yang sudah ditangani Jasa Marga diantaranya Kunciran-Serpong 12 kilometer dan Cengkareng-Kunciran 16 kilometer. Sedangkan ruas tol dalam proses pengambilalihan (akuisisi) meliputi Cimanggis-Cibitung 26 kilometer dan Serpong-Cinere 10 kilometer, keduanya belum menandatangani perjanjian dengan pemerintah sejak memenangkan lelang pada 2008.

    PT Jasa Marga menyiapkan alokasi pendanaan sampai dengan Rp3 triliun untuk proses akuisisi, serta rencana itu sudah mendapat persetujuan dari pemegang saham.

    “Proses akuisis sendiri dapat dilaksanakan dengan meningkatkan kepemilikan saham di ruas itu atau mengambil langsung seluruh ruas jalan tol,” kata Frans.

    Frans menjelaskan, untuk membuat ruas tol memberi kontribusi yang diinginkan, maka harus terhubung ke dalam satu jaringan jalan yang utuh bukannya berdiri sendiri.

    “Hal ini menjadi latar belakang Jasa Marga mengakuisisi sejumlah ruas tol JORR2 yang diperkirakan dapat meningkatkan akses bagi masyarakat yang tinggal dipinggir Jakarta,” tambahnya.

    JORR2 juga dapat mengurangi kepadatan di pusat Kota Jakarta yang selama ini menjadi problem terutama disaat jam-jam sibuk. (Ant/OL-04)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s